Alocasia zebrina
Alocasia zebrina
Zebra Elephant Ear

Jenis Media
Tinggi
SebaranIdentitas dan asal
Kew menerima Alocasia zebrina sebagai spesies dalam famili Araceae dan mencatat Filipina sebagai wilayah asalnya. RHS memakai nama umum “Zebra Elephant Ear”. Sebutan zebra mengacu pada pola belang pada tangkai daun, bukan garis pada permukaan helaian.
Ciri dan ukuran
RHS mendeskripsikannya sebagai tanaman tahunan berimpang dengan daun hijau tua mengilap berbentuk panah dan tangkai hitam-putih belang. Daunnya dapat gugur ketika tunas baru tumbuh; RHS menyebut pergantian daun ini sebagai bagian normal dari pertumbuhan. Ukuran dewasa yang dicatat RHS adalah tinggi dan lebar sekitar 0,5–1 m.
Kondisi tumbuh
Untuk penanaman dalam ruang, RHS menganjurkan cahaya terang tidak langsung, media tanaman rumah bebas gambut yang dicampur perlit, dan kelembapan udara tinggi. Tanah yang dicatat RHS berupa loam dengan kondisi lembap tetapi berdrainase baik serta pH asam atau netral. Panduan itu juga menyarankan penyiraman lebih sedikit pada musim dingin dan suhu tetap di atas 15 °C.
Perbanyakan dan hama
RHS mencatat tiga cara perbanyakan: benih segera setelah matang pada sekitar 23 °C, pembagian tanaman pada musim semi atau panas, dan stek batang pada musim semi. Pada kondisi rumah kaca, tanaman ini dapat rentan terhadap tungau merah dan kutu putih.
Penanganan
RHS memperingatkan bahwa tanaman ini beracun jika tertelan dan getahnya dapat mengiritasi kulit atau mata. Sumber yang sama juga mencatat risiko toksik bagi hewan peliharaan. Hindari konsumsi dan gunakan sarung tangan serta perlindungan yang sesuai saat menangani bagian tanaman.
Sebaran Global
Wilayah asli dan wilayah introduksi berdasarkan data POWO.
FAQ
Bagian mana yang memiliki pola zebra?
Pola belang terdapat pada tangkai daun. Helaian daunnya sendiri berwarna hijau tua, mengilap, dan berbentuk panah.
Seberapa besar tanaman ini?
RHS mencatat tinggi dan lebar dewasa masing-masing sekitar 0,5–1 m.
Mengapa daunnya kadang gugur?
RHS menjelaskan bahwa daun dapat gugur saat tanaman menghasilkan daun baru; pergantian tersebut dianggap normal.
Bagaimana cara memperbanyaknya?
RHS menyebut benih segar yang baru matang, pembagian tanaman pada musim semi atau panas, serta stek batang pada musim semi.
Apakah tanaman ini aman jika tertelan atau disentuh?
Tidak untuk dikonsumsi: RHS menyebutnya beracun jika tertelan dan dapat mengiritasi kulit atau mata. RHS juga memperingatkan bahwa tanaman ini beracun bagi hewan peliharaan.