Gallinula chloropus
Mandar Batu (Gallinula chloropus)
Juga dikenal sebagai: Moorhen, Mandar Batu
Mandar Batu, atau dalam bahasa Inggris dikenal sebagai Moorhen, adalah spesies burung air yang termasuk dalam keluarga Rallidae. Burung ini dapat ditemukan di berbagai habitat basah seperti danau, rawa, dan sungai. Dengan panjang tubuh antara 30-35 cm dan rentang sayap mencapai 60-70 cm, Mandar Batu memiliki penampilan yang khas dengan warna bulu yang bervariasi dari coklat tua di bagian atas hingga putih di bagian bawah.
Plumage Mandar Batu didominasi oleh warna coklat tua, dengan perut berwarna putih yang memberikan kontras yang mencolok. Selain itu, mereka memiliki kepala dan leher berwarna hijau gelap dengan tanda kuning yang mencolok di muka. Penampilan ini tidak hanya membuatnya menarik, tetapi juga membantu dalam kamuflase di lingkungan alaminya.
Paruh Mandar Batu pendek dan runcing, yang memudahkan mereka dalam mencari makanan di air maupun di tanah. Burung ini adalah omnivora, memakan berbagai jenis tumbuhan akuatik, biji-bijian, serangga, dan moluska. Dalam penangkaran, mereka dapat diberi makanan pelet khusus yang dirancang untuk burung air, serta sayuran segar dan biji-bijian.
Mating habits Mandar Batu melibatkan pembentukan sarang yang biasanya dilakukan di dekat perairan. Sarang dibangun dari dedaunan dan rerumputan, di mana betina biasanya bertelur antara 6 hingga 12 butir telur. Proses perawatan telur dan anak burung dilakukan oleh kedua induk, yang menunjukkan perilaku pengasuhan yang baik.
Secara sosial, Mandar Batu dapat terlihat sendirian atau dalam pasangan, tetapi juga sering ditemukan dalam kelompok kecil, terutama saat mencari makanan. Mereka dikenal memiliki suara yang keras dan bising, sering mengeluarkan panggilan 'kerok' yang khas, yang menjadi ciri khas mereka dalam ekosistemnya.
Dalam hal migrasi, sebagian besar populasi Mandar Batu bersifat non-migrasi, tetapi ada juga individu yang dapat bermigrasi ke daerah yang lebih hangat selama musim dingin untuk mencari sumber makanan yang lebih baik. Mereka biasanya lebih aktif di siang hari, meskipun dapat terlihat pada waktu-waktu tertentu di malam hari.
Dalam penangkaran, Mandar Batu memerlukan ruang yang cukup luas dengan akses ke air dan area untuk bersembunyi. Kandang harus memiliki tempat bertengger yang nyaman dan substrat yang lembab untuk menjaga kebersihan dan kesehatan burung. Burung ini juga rentan terhadap infeksi saluran pernapasan dan parasit, sehingga penting untuk menjaga kebersihan lingkungan mereka.
Umur Mandar Batu di alam liar berkisar antara 5 hingga 10 tahun, sedangkan dalam penangkaran, mereka dapat hidup hingga 10-15 tahun dengan perawatan yang baik. Stres dapat menjadi faktor yang mempengaruhi kesehatan mereka, terutama ketika terjadi perubahan lingkungan atau jika mereka terpapar predator.