Glossary.id masih dalam tahap beta. Kami sedang menyempurnakan fitur dan konten secara bertahap, terima kasih atas kunjungan Anda.

Cacatua moluccensis

Burung Kakatua (Cacatuidae)

Juga dikenal sebagai: Moluccan Cockatoo, Kakatua Maluku

16 July 2026

Kakatua Maluku (Cacatua moluccensis) adalah salah satu spesies burung yang paling dikenal dari keluarga Cacatuidae. Burung ini berasal dari pulau-pulau di Indonesia, khususnya dari Maluku. Dengan ukuran yang cukup besar, kakatua ini memiliki panjang antara 40 hingga 50 cm dan berat antara 600 hingga 800 gram. Salah satu ciri khasnya adalah bulu berwarna putih yang bersih, dengan nuansa merah muda yang mencolok di bagian kepala dan leher. Jambul yang besar dan mencolok yang dapat diangkat menambah daya tarik visual burung ini.

Paruh besar dan kuat kakatua Maluku berfungsi untuk mengupas kulit biji dan buah, menjadikannya herbivora yang efisien. Dalam habitat aslinya, mereka sering ditemukan di hutan hujan tropis, di mana mereka menghabiskan waktu mencari makanan dan bersosialisasi dengan pasangan atau kelompok kecil. Kakatua ini sangat sosial dan cenderung membentuk ikatan yang kuat dengan pasangan mereka, menunjukkan perilaku monogami yang kuat.

Masa perkawinan kakatua Maluku biasanya berlangsung di musim tertentu, di mana pasangan akan bekerja sama membangun sarang di dalam lubang pohon. Betina akan bertelur hingga lima butir telur, yang kemudian dierami oleh kedua induk. Setelah menetas, anak kakatua akan dirawat oleh kedua orang tuanya, yang memberikan makanan dan perlindungan hingga anak-anak tersebut cukup besar untuk mandiri.

Di alam liar, kakatua Maluku memiliki harapan hidup antara 30 hingga 40 tahun, tetapi dalam penangkaran, mereka dapat hidup lebih lama, mencapai 40 hingga 60 tahun dengan perawatan yang baik. Dalam penangkaran, penting untuk menyediakan kandang yang luas dan merangsang, dengan berbagai tempat bertengger dan mainan untuk menjaga kesehatan mental dan fisik mereka. Sebuah diet yang seimbang, termasuk biji-bijian, buah-buahan, dan sayuran segar sangat penting untuk kesehatan kakatua ini.

Kakatua Maluku juga dikenal karena kemampuannya dalam menirukan suara, termasuk suara manusia. Keterampilan vokal ini menjadikan mereka hewan peliharaan yang populer, meskipun mereka memerlukan perhatian dan interaksi sosial yang tinggi. Tanpa perhatian yang cukup, mereka dapat mengalami stres dan masalah kesehatan. Kakatua ini juga rentan terhadap berbagai penyakit, seperti penyakit pernapasan dan infeksi kulit, sehingga penting untuk menjaga kebersihan lingkungan mereka.

Selain itu, kakatua Maluku merupakan spesies yang dilindungi. Habitat alami mereka semakin terancam oleh penebangan hutan dan perdagangan ilegal. Oleh karena itu, upaya konservasi sangat penting untuk memastikan bahwa spesies ini tidak punah di alam liar. Pendidikan tentang pentingnya menjaga habitat dan spesies ini juga perlu ditingkatkan di kalangan masyarakat.

Secara keseluruhan, kakatua Maluku adalah burung yang menakjubkan dengan kepribadian yang ceria dan kemampuan vokal yang luar biasa. Mereka bukan hanya hewan peliharaan yang menarik, tetapi juga simbol dari keanekaragaman hayati yang perlu dilestarikan. Dengan perawatan yang tepat dan perhatian yang cukup, kakatua Maluku dapat menjadi teman seumur hidup yang setia.

Keberadaan kakatua Maluku dalam budaya dan tradisi masyarakat lokal juga sangat berarti. Mereka seringkali menjadi bagian dari seni dan simbol spiritual dalam berbagai kebudayaan di Indonesia. Masyarakat setempat menghargai mereka tidak hanya karena kecantikan fisiknya, tetapi juga karena peran mereka dalam ekosistem hutan sebagai pemakan biji dan penebar benih.

Enter untuk mencari Esc untuk menutup